Hoax Minuman Mengandung Aspartame Muncul Kembali

Hoax Minuman Mengandung AspartameSalah satu bidang yang sering dimasukin info hoax adalah dunia kesehatan. Banyak info atau tips kesehatan yang beredar di dunia maya terutama di grup-grup chating perlu di-recheck lagi kebenarannya sebelum dishare ulang. Apalagi misalkan jika kamu baru meng-install aplikasi chatting seperti whatsapp dkk. Dalam kata lain baru mengenal dunia perchatingan, jangan langsung menshare informasi yang kamu dapatkan dari teman grup kamu. Bisa jadi info yang kamu share tersebut adalah info hoaks lawas yang sudah banyak diketahui orang lain akan kepalsuannya. Jadi jangan buat dirimu sendiri malu.

Kembali mengenai hoax minuman mengandung zat aspartame ini yang tadi sepintas mampir digrup yang saya ada didalamnya. Padahal kalau kita mau sedikit usaha dengan menelusuri terlebih dahulu mesin pencari Google akan ketemu banyak sekali sanggahannya. Hoax minuman mengandung Aspartame ini sudah beredar lama sekali, 7 tahun yang lewat tepatnya di awal-awal tahun 2010.

Salah satu bentuk pesan hoaks apartame yang beredar adalah seperti di bawah ini.

‼️ WARNING ‼️

Tolong disebar luas kan
Mohon ijin info Ikatan Dokter Indonesia (IDI), menginformasikan bahwa saat ini sedang ada wabah Pengerasan Otak (Kanker Otak), Diabetes dan Pengerasan Sumsum Tulang Belakang (Mematikan sumsum tulang belakang).
Untuk itu, hindarilah minuman sbb:
?1. Extra Joss,
?2. M-150,
?3. Kopi Susu Gelas (Granita),
?4. Kiranti,
?5. Krating Daeng,
?6. Hemaviton,
?7. Neo Hemaviton,
?8. Marimas,
?9. Segar Sari shachet,
?10. Frutillo,
?11. Pop Ice,
?12. Segar Dingin Vit. C,
?13. Okky Jelly Drink,
?14. Inaco,
?15. Gatorade,
?16. Nabati,
?17. Adem Sari,
?18. Naturade Gold,
?19. Aqua Splash Fruit.

Karena ke-19 minuman tsb mengandung ASPARTAME (lebih keras dr biang gula) racun yg menyebabkan diabetes, v otak, dan mematikan sumsum tulang.

Info:
dr. H. Ismuhadi, MPH
Mohon dishare, sayangi keluarga anda‼️“

?Silahkan share .
Smoga bermanfaat.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah membantah info minuman yang dikabarkan mengandung Aspartam, pemanis buatan yang lebih keras dari biang gula, tersebut. Seperti dikutip dari Antara tahun 2010 lalu, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PBIDI), Dr. Prijo Sidipratomo melalui siaran pers menyatakan berita tersebut bukan berasal dari IDI atau PBIDI.

Baca juga:  Benarkah Suhu Udara Fenomena Equinox Mencapai 40°C

“Setiap pernyataan resmi dari PBIDI dikeluarkan secara tertulis dengan menggunakan kop surat resmi organisasi dan ditandatangani Ketua Umum atau Sekretaris Jenderal,” ujar Prijo. Prijo menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan tidak mudah percaya dengan kabar yang belum terbukti kebenarannya dan untuk mau melakukan pengecekan terhadap kebenaran berita tersebut ke IDI atau Dinas Kesehatan setempat.

Menurut Priyo, seperti dikutip juga dari Tempo tahun 2011 lalu, dokter yang disebut dalam pesan broadcast tersebut tak merasa mengirimkan pesan itu. Setelah beredarnya pesan tersebut setahun lalu, IDI langsung mengkonfirmasi dengan dokter Ismuhadi. “Namanya dicatut,” ucap dia. IDI juga tak bisa melaporkan penyebar pesan sesat tersebut ke kepolisian. “Lha wong orangnya aja gak ketemu, nomernya itu sekarang tak bisa dihubungi,” tutur Priyo.

Kini Ikatan Dokter menyerahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk meluruskan berita tersebut. “Karena mereka yang berkompetensi soal itu,” Priyo beralasan. Kalau Badan Pengawas sudah menjamin bahwa Aspartam itu aman, maka Ikatan Dokter pun memegang itu. Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi Kesehatan Dewan Perwakilan Rakyat, Badan Pengawas kembali menegaskan bahwa Aspartam aman dikonsumsi. Asalkan sesuai ambang batas konsumsi yakni 600 mg/ per kg produk (aturan Codex).

Hoax Minuman Mengandung Aspartame Muncul Kembali | admin | 4.5
error: Content is protected !!